PopCash

Ajiboye

A. Perintah Dasar yang Berhubungan dengan Direktori.

# ls
format : ls folder1
Menampilkan isi dari suatu direktori.
#dir
format : dir folder1
menampilkan isi dari suatu direktori.
# pwd (print working direktory) 
format : pwd 
Digunakan untuk menampilkan nama direktori dimana anda saat itu sedang berada.
# mkdir
format : mkdir folder_baru

perintah untuk membuat sebuah direktori.
# cd 
format : cd /folder1/folder2/
perintah untuk berpindah dari direktori yang aktif / masuk ke direktori yang lain.
# rmdir
format : rmdir folder1 
perintah untuk menghapus direktori yang kosong.

B. Perintah Dasar yang Berhubungan dengan Manajemen File.

# touch
format : touch file 1
perintah untuk membuat suatu file.
# cat
format : cat file1
perintah untuk melihat isi file.
# more
format : ifconfig |more
Perintah ini bisa digunakan untuk menampilkan isi file teks dengan tampilan perlayar.
# less
format : ifconfig |less
Memiliki fungsi yang sama dengan more.
# cp
format : cp /nama_file/ /direktori_tujuan/ ( harus tahu posisi kita skrang dengan pwd )
Berfungsi untuk mengcopy atau menduplikat file dan direktori.
# mv
format : mv nama_file nama_baru
              mv /nama_file/ /direktori_tujuan/
Perintah untuk memindahkan file dan direktori. Perintah ini juga bisa
digunakan untuk merename (mengganti) nama file atau direktori.
 # rm
format : rm folder1
perintah menghapus file atau direktori.
find
format : 
find perkiraan_direktori option
Mencari suatu file dalam direktori tertentu.
# which
format : which nama_perintah.
Menampilkan lokasi perintah dasar yang anda cari. Perintah ini juga bisa digunakan untuk mencari file program yang bisa dieksekusi.
# whereis
format : whereis nama_perintah.
Hampir sama dengan which, menampilkan lokasi perintah dasar,tetapi dengan whereis lokasi file binary, source dan manual juga ditampilkan.
# tar
format : tar option nama_file
Untuk mengextract file yang berekstensi tar.gz.
contoh : tar -zxvf nama_file
dimana : z = untuk menyaring file hasil compresian dari format gzip.
              x = untuk mengekstrack.
              v = untuk menampilkan proses ekstrack.
               f = nama file yang harus di ikuti.
# unzip
format : unzip option nama_file
Untuk mengextract file yang berekstensi zip.

D. Perintah-perintah yang berhubungan dengan informasi system.

# uname
Format : uname option
Perintah ini akan menampilkan informasi system komputer anda
Option yang bisa ditambahkan adalah sebagai berikut :
-a, -all                  menampilkan semua informasi
-m, -machine        menampilkan tipe mesin/perangkat keras
-n, -nodename      menampilkan hostname
-r, -release           menampilkan rilis dari kernel sistem operasi
-s, -o                   menampilkan nama sistem operasi
-p, --processor    menampilkan tipe prosesor
-v                        menampilkan versi sistem operasi

# date
Perintah untuk menampilkan tanggal dan waktu system
# cal
Untuk menampilkan kalender.

# df
Perintah untuk menampilkan penggunaan space filesystem dari
hardisk anda.
# du
Perintah untuk menampilkan ukuran direktori atau file.
# uptime
Untuk mengetahui informasi tentang lama sistem berjalan setelah terakhir reboot atau mati.
# hostname
Perintah untuk menampilkan nama dari komputer (hostname)
# free
Perintah untuk menampilkan penggunaan memori
# ps /process status
memberikan informasi status proses pada sistem kita. Menampilkan berbagai informasi mengenai proses apa saja yang sedang aktif.
# pstree
Perintah ini fungsinya sama dengan perintah ps, tetapi ditampilkan dalam bentuk pohon.

DISTRO LINUX
  1. Xandros
    Xandros Linux adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistim KDE.Tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows, jadi apabila dioperasikan sangat mudah dan nyaman.
  1. Ubuntu.
    Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian.
    Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”.
  1. CentOS
Adalah sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL). CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat).
  1. Debian
    Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian adalah ‘kernel independent’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.
  1. Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat.
  1. Knoppix
    Knoppix adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di hard disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper.
  1. Gentoo Linux adalah suatu distribusi Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. [Bandingkan dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat / Mandrake yang menggunakan paket .rpm. Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna.
  1. Slackware
    Slackware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro awal, dan merupakan yang tertua yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.
  1. Mandriva Linux
    Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft).
    Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager.
  1. OpenSUSE
    SUSE sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem).
  1. Freespire
    Freespire adalah versi gratis dari distro Linspire (a.k.a Lindows), kemudian mungkin dikarenakan permasalahan nama, berubah menjadi Linspire.
  1. Linux Mint
    Linux Mint adalah sistem operasi berbasis Linux untuk PC. Inti dari LinuxMint adalah Ubuntu, sehingga aplikasi yang dapat berjalan di Ubuntu, juga bisa berjalan pada LinuxMint.
  1. PCLinuxOS
    PCLinuxOS, sering disingkat sebagai PCLOS, adalah sebuah sistem operasi desktop. Ini adalah sebuah sistem operasi bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan penggunaan.
  1. Damn Small Linux
    Damn Small Linux (DSL) adalah salah satu distro/varian linux mini. Disebut mini karena paket DSL cuma 50MB besarnya. DSL juga memungkinkan untuk diinstall di USB 128MB.
  1. Kuliax
    Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop Linux.

  1. Redhat
    Distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia, redhat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
Tidak seperti Windows atau Mac yang tampilannya hanya itu-itu saja. Linux memiliki berbagai macam Desktop Environtment (DE) dengan ciri khas masing masing. DE sendiri adalah tampilan antar muka grafis atau orang biasa menyebutnya dengan tampilan GUI.
Secara Default, Ubuntu sudah menyertakan Unity sebagai tampilan default, namun sayang banyak orang (termasuk saya) tidak suka dengan tampilannya yang cenderung mirip mac. Sebenarnya bisa mengganti Unity dengan DE lain seperti GNOME Shell, Cinnamon, KDE dsb.
Agar tidak bingung dengan banyaknya DE yang beredar untuk Linux, berikut beberapa impresi awal untuk beberapa DE populer dan cara instalasinya untuk Ubuntu 14.04 LTS.

GNOME 3.X
GNOME versi 3.x adalah pengembangan lebih lanjut dari GNOME versi 2.x. Diawal kemunculannya DE ini sempat dikecam (bahkan oleh pembuat Linux sendiri Linus Torvalds) dikarenakan sulitnya kustomisasi. Namun seiring berjalannya waktu, GNOME Shell yang menjadi shell utama dari GNOME 3.x ini lambat laun mulai disukai banyak orang termasuk saya sendiri dikarenakan tampilannya yang tergolong sederhana namun sangat baik untuk multitasking.

Untuk kustomisasi sendiri bisa dilakukan dengan menambahkan extension yang bisa didownload di situs resminya. Penggunaan sumber daya sendiri bisa dibilang lumayan. Kira kira sama dengan unity (default Ubuntu). Jika ingin menginstall bisa dilakukan dengan perintah:

sudo apt-get install gnome-shell

adapun beberapa aplikasi yang terdapat pada GNOME Shell antara lain

§     File Manager : nautilus
§     Terminal emulator : gnome-terminal
§     Text Editor : gedit
KDE Plasma Desktop
KDE  sendiri adalah singkatan dari Kool Desktop Environtment yang artinya dalam bahasa Indonesia kurang lebih adalah Lingkungan desktop yang keren. KDE terkenal dengan tampilannya yang sangat "wah". Namun sayangnya tampilan yang sangat bagus tersebut harus dibayar mahal dengan borosnya sumber daya yang digunakan. Saya sendiri juga merasakan rakusnya KDE ini terutama saat startup. Walaupun begitu saat sudah berjalan normal DE ini tidak terlalu boros sumber daya.

 Versi terbaru dari KDE Plasma Desktop adalah versi 5 yang rilis sekitar pertengahan 2014 lalu. Untuk versi terbaru ini banyak review mengatakan bahwa KDE versi ini sudah semakin ringan untuk digunkan sehari hari. Bersamaan dengan rilisnya KDE Plasma Desktop 5, terdapat tema baru yang bernama "Breeze". Untuk melakukan instalasi KDE Plasma Desktop untuk Ubuntu bisa menggunakan perintah berikut:

sudo apt-get install kubuntu-desktop

adapun beberapa aplikasi yang terdapat pada KDE antara lain

§     File Manager : dolphin
§     Terminal emulator : konsole
§     Text Editor : kate
KDE  sendiri adalah singkatan dari Kool Desktop Environtment yang artinya dalam bahasa Indonesia kurang lebih adalah Lingkungan desktop yang keren. KDE terkenal dengan tampilannya yang sangat "wah". Namun sayangnya tampilan yang sangat bagus tersebut harus dibayar mahal dengan borosnya sumber daya yang digunakan. Saya sendiri juga merasakan rakusnya KDE ini terutama saat startup. Walaupun begitu saat sudah berjalan normal DE ini tidak terlalu boros sumber daya.

 Versi terbaru dari KDE Plasma Desktop adalah versi 5 yang rilis sekitar pertengahan 2014 lalu. Untuk versi terbaru ini banyak review mengatakan bahwa KDE versi ini sudah semakin ringan untuk digunkan sehari hari. Bersamaan dengan rilisnya KDE Plasma Desktop 5, terdapat tema baru yang bernama "Breeze". Untuk melakukan instalasi KDE Plasma Desktop untuk Ubuntu bisa menggunakan perintah berikut:

sudo apt-get install kubuntu-desktop

adapun beberapa aplikasi yang terdapat pada KDE antara lain

§     File Manager : dolphin
§     Terminal emulator : konsole
§     Text Editor : kate

XFCE

Desktop cap tikus ini terkenal dengan performanya yang cepat dan sangat irit sumber daya. Sejak kemunculan GNOME3 yang dikritisi, Xfce menjadi populer karena mempunyai banyak kesamaan dengan GNOME 2 terutama dalam hal kustomisasi karena Xfce memakai GTK2 yang sama dengan GNOME2 namun jauh lebih ringan sehingga cocok digunakan pada komputer tua. Untuk menginstallnya bisa menggunakan perintah berikut:

sudo apt-get install xubuntu-desktop

aplikasi bawaan Xfce antara lain

§     File Manager : thunar
§     Terminal emulator : xfce-terminal
§     Text Editor : leafpad

LXDE

merupakan singkatan dari Lightweight X11 Desktop Environment. Merupakan DE yang sangat ringan sehingga cocok untuk komputer tua, netbook, ataupun komputer mini seperti raspberry pi. DE ini memiliki banyak kesamaan dengan openbox karena memang bisa dibilang LXDE adalah openbox yang diberi lxpanel. Untuk menginstall LXDE pada ubuntu bisa menggunakan perintah berikut:

sudo apt-get install lubuntu-desktop

adapun beberapa aplikasi bawaan LXDE antara lain

§     File Manager : pcmanFM
§     Terminal emulator : lxterminal
§     Text Editor : leafpad

MATE
Dikembangkan oleh sekelompok orang yang gagal move on dengan GNOME2. Dibangun dengan source code GNOME2 yang ditinggalkan oleh pengembang aslinya. Saat ini projek MATE masuk dalam salah satu proyek Linux Mint. Nama MATE sendiri berasal dari nama tumbuhan dari Amerika Selatan yang bernama Yerba mate dan teh yang terbuat dari dedaunan. Untuk menghindari konflik dengan GNOME ketika diinstall berdampingan, beberapa aplikasi bawaan GNOME diganti namanya seperti Nautilus yang menjadi Caja. Untuk menginstallnya cukup gunakan perintah berikut:

sudo apt-add-repository ppa:ubuntu-mate-dev/ppa
sudo apt-add-repository ppa:ubuntu-mate-dev/trusty-mate
sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade
sudo apt-get install ubuntu-mate-core ubuntu-mate-desktop

adapun beberapa aplikasi yang terdapat pada Mate antara lain

§     File Manager : caja
§     Terminal emulator : mate-terminal
§     Text Editor : pluma

Cinnamon
Dikembangkan oleh developer Linux Mint. Awalnya adalah sebuah paket Gnome Shell Extension yang bernama Mint Gnome Shell Extension (MGSE). Kemudian menjadi fork dari Gnome shell dengan Window Manager sendiri bernama Muffin (Gnome Shell menggunakan Mutter). Sejak versi 2.0 sudah lepas dari gnome shell dan sekarang menjadi DE sendiri tanpa library dari gnome shell.
untuk menginstallnya bisa menggunakan perintah berikut:

sudo add-apt-repository ppa:gwendal-lebihan-dev/cinnamon-nightly
sudo apt-get update && sudo apt-get install cinnamon

adapun beberapa aplikasi yang terdapat pada Cinnamon antara lain

§     File Manager : nemo
§     Terminal emulator : gnome-terminal
§     Text Editor : gedit

Sumber
http://poesinkje.blogspot.com/2015/02/beberapa-macam-desktop-environtment.html



Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/) adalah nama yang diberikan kepada sistem operaasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode suumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlet-Packard, IBM, Novell, Oracle Corportaion, Red Hat, dan Sun Microsystem. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer Desktop, superkomputer, dan sistem bernama seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (Playstation 2, Playstation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung sepertiserver web, bahasa pemprograman, basis data, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.Org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice.

SEJARAH LINUX

Sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.



KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
LINUX
LINUX
A.Kelebihan
  • Sistem operasi yang tahan tertular virus.
  • Linux sangat stabil, sehingga menjadi platform mayoritas bagi server internet, hingga industri perfilman.
  • Linux sangat baik digunakan untuk jaringan.
  • Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
  • Linux adalah sistem operasi yang murni multiuser dan multitasking.
  • sekarang di design online dan banyak aplikasi desktop sosial network
  • update yang cepat karena banyak miror dari local dan luar.
B.Kekurangan
  • Masih belum banyak software yang cocok dijalankan di Linux.
  • Beberapa hardware yang sepertinya sulit untuk menyediakan driver untuk Linux.

PENGEMBANGAN LINUX

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.

Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX,[18] SUS,[19] ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.[20]

Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.

Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan "distro", adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.

Sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/Linux 
https://balajarlinux.wordpress.com/2013/02/14/perbedaan-kekurangan-dan-kelebihan-os-windowslinuxmac-os/